Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Cengkrama Pelataran Tanah Merah

sore ini...
bersama angin membisik di dedaun akasia
pelataran tanah merah yang menggunung
tersemat nisan bertuliskan nama bapak

diatas tanah gembur membisik doa
teringat satu yang bapak ingin dari aku
tentang sepatu yang belum juga kupunyai
karna terus ku ukur hingga capai kata cukup

bapak, tanah merah dan nisan..
salahkah aku jika mengikuti kata hati?


iLan, 01.11.09

..

AKU CINTA KAU SAAT INI



tak ada singgasana
pun istana dimana ia bertempat
aku
;sang ratu

hanya hatiku
singgasana itu
ikhlas sebagai istana
dimana kesetiaan bermuara

aku takkan bersaksi
akan mencintamu selamanya
hanya akan berucap kata
"aku cinta kau saat ini"


iLan, 11.07.09

..

PALESTINA



PALESTINA

Desing-desing peluru terlontar
menembus tubuhtubuh tak berdaya
tereliminasi dikehidupan dunia
tua, muda, pun pada jiwa yang baru mekar

Darah melaut pada
tanah Palestina




TAK SAMPAI





Tuhan

Lamunku pada tiap rakaat

Sia-siakan makna lafalan surat

Tak sampai padaMu




TABIR



melacak tabir yang kau gerai

putih

abu-abu

hitam






PAGI TADI


pagi tadi, pada genggamku
; cinta terengkuh
; cinta melebur,

namun tak lama
cinta pupus
pada tebasan angin
selayak anai anai yang kutiup


iLan, edit 19.07.09

..

Introvert










Introvert


sesukamu

pendam saja rasa

tak perlu kau pikirkan

.....................aku



AKU PADA JIWAMU

Beringisan, melaungku tengah malam
Rambut menjuntai mengibas tanah
Ucangkan kaki pada dahan Kamboja

Siapatah hendak singkirkan aku ?

Kurambati jiwamu yang kosong
dimana tak ada iman terpatri
Pada hati yang melongpong

Kau usir aku,
Aku pada jiwamu !!


Diposkan : iLan, 3:46 PM